KAYA ITU WAJIB KARENA HARTA DIBAWA MATI

 on Saturday, October 15, 2011  





HARTA     kekayaan merupakan tujuan hidup sekelompok manusia yang beranggapan bahwa dengan uang segala-sesuatu akan  lebih mudah, mulai dari urusan rumah tangga, pendidikan, pekerjaan, dan sebagainya. Namun ada pula yang berpendapat sebaliknya bahwa harta yang banyak bukanlah takran, dengan argument bahwa ia akan mempersulit seseorang di alam kubur dan akhirat. Pendek kata disimpulkan bahwa harta yang dimiliki tidak dapat menolong seseorang untuk mendapat posisi yang terbaik disisi Allah.
Keluar dari kedua sudut pandang diatas, bahwa harta yang dimiliki manusia dapat dibawa ke akhirat sebanyak yang diinginkan, tergantung bagaiman menafkahkannya di jalan Allah, Al-qur’an mengatakan “yaitu orang-orang yang beriman kepada yang ghaib, mendirikan shalat, dan meginfakkan dari apa yang kami rezkikan kepada mereka”(Q.S.Al-baqarah:3). Menginfakkan harta dijalan Allah dalam hal ini dapat digunakan untuk kepentingan agama seperti mengurangi angka kemiskinan, memberikan biaya pendidikan bagi keluarga yang kurang mampu, mendirikan rumah sakit, membangun Masjid, dan masih banyak hal yang dapat dilakukan dalam upaya membawa harta sebanyak-banyaknya ke akhirat.
Rasulullah SAW pernah bersabda dalam salah satu hadits-nya yang diriwayatkan dari Abu Abdurrahman Abdullah bin Umar bin Khathab ra, dia berkata: Aku mendengar Rasulullah bersabda: “Islam dibangun di atas lima perkara yaitu bersaksi bahwa tiada ilah selain Allah dan Muhammad utusan Allah, mendirikan shalat, menunaikan zakat, melaksanakan haji ke Baitullah dan berpuasa pada bulan Ramadhan”. (Riwayat Turmuzi dan Muslim). Berdasarkan hadits tersebut ada lima hal yang membangn agama islam ini, yang tiap komponennya saling mendukung satu sama lain, jika salah satu dari kelima komponen tersebut hilang tentulah kekokohan islam akan tidak sempurna. (1) syahadatain, (2) mendirikan shalat, (3) menunaikan zakat, (4) haji, dan yang ke (5) berpuasa di bulan Ramadhan.
Poin yang ke-3 dan yang ke-4 tidak dapat dilakukan tanpa adanya harta yang cukup.  Tentulah yang dapat melakukan hal ini hanya orang-orang yang memiliki kelimpahan harta. Untuk pelaksanaan ibadah hajijuga membutuhkan dana yang tidak sedikit, untuk ONH regular setidaknya diperlukan biaya 35-45 juta, sedangkan untuk ONH plus diatas 55 juta, ini semua diluar biaya untuk keluarga yang ditinggalkan selama pelaksanaan ibadah haji yang mencapai 1,5 s/d 2 bulan.
Jika kedua poin ini hanya dapat dilaksanakan oleh segelintir umat islam, dan infak yang kita berikan belum dapat menyejahterakan umat (kaum du’afa), tentulah hanya sedikit harta yang dapat kita bawa ke akhirat. Berapakah timbangannya? Bukankah infak atau zakat yang berjumlah besar dengan keikhlasan yang tulus dan dilakukan secara kontinu, lebih besar disisi Allah pahalanya jika dibandingkan infak yang sedikit dan jarang dilakukan? Wallahu a’lam….










KAYA ITU WAJIB KARENA HARTA DIBAWA MATI 4.5 5 Unknown Saturday, October 15, 2011 HARTA      kekayaan merupakan tujuan hidup sekelompok manusi...


No comments:

Post a Comment

Total Pageviews

Powered by Blogger.

Pages